Bandar Lampung (Humas FDIK) - Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Raden Intan Lampung menyelenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tahun 2025 pada hari Rabu (12/11/2025), bertempat di Ruang Seminar Lantai III Gedung Dekanat Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi.
Rapat ini dihadiri oleh seluruh Pimpinan Dekanat, Ketua dan Sekretaris Program Studi, Kepala Bagian Tata Usaha, Subkoordinator Umum, Kepegawaian, dan Keuangan, Ketua dan Sekretaris Gugus Mutu, serta Ketua Unit Penjaminan Mutu Fakultas (UPMF).
Rapat Tinjauan Manajemen ini menjadi agenda rutin tahunan fakultas yang bertujuan untuk meninjau, mengevaluasi, dan meningkatkan sistem penjaminan mutu akademik, serta memastikan seluruh program studi berjalan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan.
Dalam rapat tersebut, masing-masing program studi memaparkan capaian dan hasil evaluasi internal yang diperoleh dari proses audit mutu akademik.
Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) melaporkan bahwa tingkat kepuasan peserta didik terhadap dosen dan dosen luar biasa telah diukur melalui survei kepuasan mahasiswa. Namun, evaluasi menunjukkan bahwa parameter pengukuran kepuasan masih terbatas pada aspek kehadiran dosen, sehingga ke depan perlu pengembangan instrumen survei yang lebih komprehensif untuk mengukur aspek pedagogik, metodologi, serta efektivitas komunikasi dosen dalam pembelajaran.
Sementara itu, Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) menunjukkan capaian positif berdasarkan hasil audit internal. Prodi PMI memiliki visi keilmuan yang jelas, rasio dosen dan mahasiswa yang ideal (1:36), serta dokumen kurikulum yang sah dan telah berbasis Outcome Based Education (OBE). Kurikulum tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat, menandakan bahwa pengelolaan akademik Prodi PMI telah berjalan pada jalur yang tepat.
Adapun Program Studi Manajemen Dakwah (MD) juga melaporkan hasil yang membanggakan. Prodi MD telah memiliki dokumen kurikulum sah yang berbasis OBE dan telah diimplementasikan secara konsisten dalam proses pembelajaran. Penerapan kurikulum ini mencerminkan komitmen prodi dalam meningkatkan mutu akademik serta menyesuaikan pembelajaran dengan standar dan kebutuhan dunia kerja terkini.
Wakil Dekan 1 Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi dalam sambutannya menegaskan pentingnya RTM sebagai sarana refleksi dan perbaikan berkelanjutan. “Rapat Tinjauan Manajemen ini bukan hanya bentuk evaluasi, tetapi juga wujud komitmen kita bersama dalam menjamin mutu pendidikan dan pelayanan akademik yang unggul, adaptif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan dunia kerja,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan RTM 2025 ini, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi menegaskan tekadnya untuk terus memperkuat tata kelola akademik, memperluas sinergi antarprodi, serta menumbuhkan budaya mutu di seluruh lini civitas akademika.