Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi adalah salah satu Fakultas di lingkungan UIN Raden Intan Lampung. Sebelum berdiri Fakultas Dakwah, telah dibuka Jurusan Dakwah di Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Intan Lampung bersamaan dengan dibukanya Fakultas tersebut. Perkembangan selanjutnya sesuai dengan perjalanan waktu, Fakultas Dakwah menjadi fakultas tersendiri dan terpisah dari Fakultas Ushuluddin dengan status Persiapan Negeri pada tahun 1989, berdasarkan izin operasional dengan SK Dirjen Bagais Departemen Agama RI Nomor: E/30/1989, tanggal 20 Juli 1989.
Selanjutnya berdasarkan SK Dirjen Bagais Nomor: E/109/1995, tanggal 15 September 1995, Fakultas Dakwah resmi berstatus negeri dengan 3 (tiga) Jurusan (Prodi), yaitu Penyuluhan dan Penerangan Agama Islam (PPAI) kemudian berubah menjadi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), dan Manajemen Dakwah (MD). Dan, pada tahun 2014, berdiri Prodi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) berdasarkan SK. Dirjen Diktis Nomor 1468 tahun 2014 tertanggal 12 Maret 2014, tentang izin operasional prodi BKI.
Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi sebagaimana Fakultas lainnya memiliki tugas pokok, yakni menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Tugas pokok yang mengacu pada Tri Dharma Perguruan Tinggi tersebut merupakan fokus dan sekaligus sasaran dalam menetapkan arah kebijakan, strategi, program dan kegiatan, baik di bidang akademik dan kemahasiswaan maupun administrasi umum, kepegawaian, dan keuangan.
Fakultas Dakwah dengan dinamikanya terus memacu diri sesuai dengan perkembangan dan tuntutan zaman. Dalam perkembangannya, sejak tahun 2011 terutama sejak alih status IAIN manjadi UIN Tahun 2017 animo masyarakat untuk memilih Fakultas Dakwah sebagai tempat studi semakin menunjukkan peningkatan. Hal itu terbukti dari pendafataran calon mahasiswa melalui SPMB PTAIN, SPMB Mandiri, dan Penyelusuran Minat dan Bakat Akademik. Oleh karena itu, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komuniikasi berupaya untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas lulusan, memperioritaskan program revitalisasi kompetensi masing-masing Jurusan/Prodi, serta terus berbenah diri untuk meningkatkan dan mengembangkan mutu akademik, kelembagaan, dan sarana prasarana sesuai dengan visi universitas.
