(Bandar Lampung - Humas FDIK UIN RIL) – Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung menggelar Media Coaching Clinic selama dua hari, Rabu–Kamis (29–30 Juli 2026), di Laboratorium Multimedia FDIK UIN Raden Intan Lampung. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), dan Manajemen Dakwah (MD) sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi mahasiswa di bidang media digital.
Media Coaching Clinic diselenggarakan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis dalam mengelola media digital, memproduksi konten kreatif, serta mengoptimalkan pemanfaatan laboratorium multimedia sebagai sarana pembelajaran berbasis praktik. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan konten yang edukatif, informatif, dan inspiratif sesuai dengan perkembangan industri media digital saat ini.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi yang diwakili oleh Wakil Dekan II FDIK UIN Raden Intan Lampung, Dr. Hj. Suslina Sanjaya. Turut hadir dalam pembukaan kegiatan Kepala Bagian Tata Usaha Dr. Anis Handayani, M.Sos, para Ketua dan Sekretaris Program Studi, dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi.
"Media saat ini berkembang sangat cepat. Mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori di ruang kelas, tetapi juga harus memiliki kemampuan teknis dalam menghasilkan karya-karya media yang berkualitas. Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa mampu menguasai proses produksi konten digital mulai dari perencanaan, produksi hingga publikasi sehingga siap bersaing di dunia kerja maupun industri kreatif," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Dekan II FDIK UIN Raden Intan Lampung Dr. Hj. Suslina Sanjaya dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Media Coaching Clinic.
Beliau menegaskan bahwa penguasaan teknologi komunikasi dan media digital merupakan kompetensi yang harus dimiliki oleh mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi di era transformasi digital.
"Mahasiswa FDIK harus mampu menjadi komunikator yang tidak hanya memiliki pemahaman akademik yang kuat, tetapi juga memiliki keterampilan teknis dalam memproduksi konten digital yang kreatif, inovatif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kehadiran Laboratorium Multimedia harus dimanfaatkan secara optimal sebagai tempat belajar, berlatih, dan berkarya sehingga dapat melahirkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi komunikasi," ungkapnya.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi dari praktisi industri kreatif Ghulam Satar Ahmad, S.Kom.I dari Sedulur Production Jakarta. Pada hari pertama, peserta memperoleh materi mengenai pengelolaan laboratorium media, konsep produksi media digital, strategi penyusunan konten kreatif, teknik pengambilan gambar, hingga dasar-dasar produksi video dan podcast.
Memasuki sesi praktik, mahasiswa dibimbing secara langsung untuk merancang konsep produksi, melakukan pengambilan gambar, mengoperasikan peralatan multimedia, hingga memproduksi konten video dan podcast sesuai standar industri. Pendekatan praktik ini memberikan pengalaman nyata kepada peserta dalam mengimplementasikan teori yang telah dipelajari.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Mahasiswa aktif berdiskusi, menyusun ide kreatif, melakukan simulasi produksi, hingga mempresentasikan hasil karya yang telah dibuat selama pelatihan.
Melalui Media Coaching Clinic ini, FDIK UIN Raden Intan Lampung menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi praktis di bidang media digital, penyiaran, dan produksi konten kreatif. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pembelajaran berbasis laboratorium sekaligus mempersiapkan mahasiswa menghadapi kebutuhan dunia industri komunikasi yang semakin dinamis. (EO/AH)