(Bandar Lampung – Humas FDIK) Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan Lampung atas nama David Prayoga melaksanakan sidang munaqosyah pada Rabu (1/4/2026). Sidang ini menjadi bagian dari implementasi dari penguatan akademik berbasis publikasi ilmiah, di mana mahasiswa memilih menulis karya ilmiah yang diterbitkan pada jurnal mahasiswa komunikasi Cantrik yang telah terakreditasi SINTA 4.
Dalam sidang tersebut, mahasiswa mempresentasikan tugas akhir berjudul “Pembangunanisme dan teknokratisme: Konstruksi wacana media lokal terhadap pembangunan infrastruktur di Bandar Lampung.” Penelitian ini mengkaji bagaimana media lokal membingkai isu pembangunan infrastruktur dengan pendekatan pembangunanisme dan teknokratisme dalam wacana publik.
Sidang munaqosyah dipimpin oleh Dr. Fariza Makmun, S.Ag, M.Sos.I sebagai ketua sidang, dengan tim penguji yang terdiri dari Subhan Arif, M.Ag sebagai penguji I, Dr. Khairullah, S.Ag, MA sebagai penguji II, dan Nadya Amalia Nasution, M.Si sebagai penguji III. Sementara itu, Septy Anggrayni, M.Pd bertindak sebagai sekretaris sidang.
Dalam keterangannya, Dr. Fariza Makmun, S.Ag, M.Sos.I selaku ketua sidang sekaligus ketua program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam menegaskan bahwa model tugas akhir berbasis publikasi ilmiah merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas akademik mahasiswa.
“Mahasiswa tidak hanya menyelesaikan kewajiban akademik, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan keilmuan melalui publikasi di jurnal terakreditasi. Ini menjadi indikator penting dalam penguatan budaya riset di lingkungan kampus,” ujarnya.
Sidang munaqosyah ini mencerminkan komitmen Program Studi KPI dalam mendorong mahasiswa untuk tidak hanya lulus secara administratif, tetapi juga menghasilkan karya ilmiah yang memiliki kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu komunikasi, khususnya dalam konteks media dan pembangunan di daerah.
Dengan adanya skema tugas akhir berbasis publikasi ini, diharapkan lulusan KPI UIN Raden Intan Lampung semakin kompetitif dan mampu beradaptasi dengan tuntutan akademik serta profesional di era digital dan masyarakat informasi. (EO/AH)