(Bandar Lampung – Humas FDIK) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Raden Intan Lampung terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kinerja kelembagaan melalui pemaparan Rencana Program Kerja Tahunan dan strategi pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung pada hari kedua Rapat Kerja (Raker), Sabtu (18/4/2025), bertempat di Ruang Meeting Lamban UIN Raden Intan Lampung.
Dalam pemaparan yang bersumber dari dokumen strategis fakultas, FDIK menegaskan pentingnya penyelarasan program kerja dengan target IKU sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tridharma perguruan tinggi, tata kelola kelembagaan, serta daya saing lulusan. Strategi yang disampaikan mencakup penguatan kinerja akademik, peningkatan kualitas riset dan publikasi, perluasan jejaring kerja sama, serta optimalisasi peran mahasiswa dalam kegiatan yang berdampak langsung pada masyarakat.
Selain itu, FDIK juga menyoroti langkah-langkah konkret dalam mencapai indikator yang telah ditetapkan, seperti peningkatan jumlah publikasi ilmiah bereputasi, penguatan program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka), peningkatan serapan lulusan di dunia kerja, serta penguatan reputasi fakultas di tingkat nasional maupun internasional.
Dekan FDIK, Prof. Dr. Faizal, M.Ag, dalam pernyataannya menegaskan bahwa raker ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan langkah strategis seluruh sivitas akademika.
“Rapat kerja ini bukan sekadar forum evaluasi dan perencanaan, tetapi menjadi ruang konsolidasi gagasan untuk memastikan bahwa setiap program kerja yang dirancang benar-benar berdampak pada pencapaian IKU fakultas. Kita ingin FDIK tidak hanya unggul secara administratif, tetapi juga substantif dalam kontribusi keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pencapaian IKU harus dilakukan secara kolaboratif dan terukur, dengan melibatkan seluruh elemen fakultas, mulai dari pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa.
“Keberhasilan IKU bukan tanggung jawab individu, melainkan kerja kolektif. Oleh karena itu, strategi yang disusun harus realistis, terukur, dan berorientasi pada hasil yang berkelanjutan,” tambahnya.
Kegiatan raker hari kedua ini berlangsung dinamis dengan diskusi dan masukan dari para peserta, yang diharapkan dapat menyempurnakan rencana strategis FDIK ke depan. Melalui forum ini, FDIK menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan beradaptasi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era transformasi digital dan globalisasi. (EO/AH)