(Bandar Lampung – Humas FDIK) Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Raden Intan Lampung menggelar Workshop Visual Storytelling di Era Digital pada Selasa (2/6/2026) di Teater Room Lantai 2 Rektorat UIN Raden Intan Lampung. Kegiatan yang mengangkat tema “Peluang Industri Fotografi dan Prospek Karier Lulusan Ilmu Komunikasi dalam Ekonomi Kreatif” ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami perkembangan industri media, fotografi, dan ekonomi kreatif yang terus berkembang di era digital.
Workshop menghadirkan tiga praktisi yang berpengalaman di bidangnya, yakni Leo Nardo Halim dari Limotion Pict, Muhamad Sarifudin dari Egao Photosinema/HIPDI Melati, dan Aufa Nur Falahi dari Momencu Studio sekaligus alumni Mahasiswa KPI FDIK UIN Raden Intan Lampung. Adapun kegiatan dipandu oleh M. Khairil Amril, M.Pd., dosen pengampu Mata Kuliah Fotografi Program Studi KPI UIN Raden Intan Lampung.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan I Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Dr. Khairullah, M.A., Wakil Dekan III Dr. Tontowi Jauhari, M.M., Kepala Bagian Tata Usaha Dr. Anis Handayani, S.Ag., M.Sos., Ketua Program Studi KPI Subhan Arif, M.Ag., Sekretaris Program Studi KPI Nasrul Efendi, S.Kom.I., M.Sos., para dosen Program Studi KPI, serta mahasiswa KPI yang memenuhi ruang kegiatan dengan antusias.
Mewakili Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Wakil Dekan III Dr. Tontowi Jauhari, M.M. dalam sambutan sekaligus membuka acara secara resmi menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital telah menghadirkan tantangan sekaligus peluang baru bagi mahasiswa komunikasi. Menurutnya, kemampuan menyampaikan pesan melalui visual saat ini menjadi salah satu kompetensi yang sangat dibutuhkan di berbagai sektor industri.
“Mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan ekosistem media. Visual storytelling bukan hanya keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan strategis dalam menyampaikan pesan secara efektif kepada masyarakat. Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri sehingga ketika lulus mereka tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang kerja melalui kreativitas dan inovasi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi KPI, Subhan Arif, M.Ag., menegaskan bahwa penguasaan komunikasi visual merupakan bagian penting dari kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa KPI di tengah pesatnya perkembangan media digital. Menurutnya, kebutuhan akan konten visual yang menarik dan komunikatif terus meningkat, baik dalam dunia media, dakwah, maupun industri kreatif.
“Lulusan KPI harus memiliki kemampuan yang adaptif terhadap perubahan zaman. Hari ini, komunikasi tidak lagi hanya berbasis teks dan lisan, tetapi juga visual. Karena itu, mahasiswa perlu mengembangkan keterampilan dalam membangun narasi visual yang kreatif dan bermakna. Workshop ini kami hadirkan sebagai bagian dari upaya memperkenalkan berbagai peluang karier dan profesi yang dapat digeluti oleh lulusan KPI di masa depan,” Ujar Kaprodi KPI.
Pada kesempatan yang sama, M. Khairil Amril, M.Pd., selaku dosen pengampu Mata Kuliah Fotografi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk mendekatkan mahasiswa dengan realitas dunia industri yang sesungguhnya. Menurutnya, mahasiswa perlu memperoleh pengalaman dan wawasan langsung dari para praktisi agar mampu mempersiapkan diri menghadapi persaingan kerja yang semakin kompetitif.
“Mahasiswa harus terus mengasah skill untuk menghadapi dunia kerja. Mereka perlu memahami bagaimana dunia industri media dan bisnis bekerja, khususnya dalam bidang fotografi dan industri kreatif. Selain menguasai teknik, mahasiswa juga harus mampu membaca peluang, membangun jaringan profesional, serta memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menciptakan karya yang memiliki nilai ekonomi. Peluang di industri kreatif sangat besar, tinggal bagaimana mahasiswa mampu mempersiapkan diri dan memanfaatkannya dengan baik,” ungkapnya.
Selama workshop berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi mengenai perkembangan industri fotografi, strategi membangun karier di bidang kreatif, teknik visual storytelling, hingga pengalaman praktis para narasumber dalam mengelola usaha dan profesi di sektor ekonomi kreatif. Sesi diskusi yang interaktif juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya secara langsung mengenai tantangan dan peluang yang ada di dunia industri.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi mahasiswa dalam setiap sesi yang berlangsung. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Program Studi KPI UIN Raden Intan Lampung dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga memberikan pengalaman praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Melalui workshop ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta membangun kesiapan untuk berkarier di berbagai sektor industri media dan ekonomi kreatif. Dengan bekal kemampuan visual storytelling yang kuat, lulusan KPI diharapkan mampu menjadi insan komunikasi yang profesional, kreatif, dan berdaya saing di era digital. (EO/AH)