(Bandar Lampung - Humas FDIK) Ajang Pemilihan Duta Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) telah mencapai babak puncak. Malam Grand Final yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) UIN RIL sejak pukul 19.00 WIB hingga selesai pada (Sabtu,02/05/26), menjadi ajang pembuktian bagi mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK).
Pemilihan Duta Kampus UIN RIL merupakan ajang yang digelar dua tahun sekali dengan tujuan menjaring ikon mahasiswa yang memiliki perpaduan kecerdasan intelektual, kepribadian Islami, dan kemampuan komunikasi unggul. Pada perhelatan kali ini, FDIK tampil mendominasi dengan berhasil menempatkan empat delegasinya sebagai finalis di panggung Grand Final.
Dari keempat wakil yang berlaga, dua di antaranya sukses menembus jajaran Top 3 dan memborong gelar. Aisyah Nurzakiya resmi dinobatkan sebagai Juara 1 Duta Kampus UIN RIL, disusul oleh rekan satu fakultasnya, Zahra Margharetta, yang mengamankan posisi Juara 3.
Pencapaian ini mendapat apresiasi langsung dari Dekan FDIK, Prof. Dr. Faizal, M.Ag., yang hadir menyaksikan acara. Ia menilai kemenangan mahasiswanya adalah bukti nyata kualitas di FDIK.
"Alhamdulillah, kami sangat bangga. Ini membuktikan bahwa mahasiswa kita bukan hanya unggul dalam ilmu komunikasi, tetapi juga mempunyai Keahlian di bidang akademik dan spiritualitas yang baik," ungkap Dekan FDIK.
Sementara itu, Aisyah Nurzakiya mengaku bersyukur atas pencapaiannya setelah melewati proses seleksi yang panjang dan tidak mudah. Ia menyebut ketenangan dan penguasaan materi sebagai kunci utamanya tampil maksimal di atas panggung.
"Perasaannya pasti senang dan terharu. Enggak nyangka bakal sampai di titik ini. Untuk teman-temanku, mari kita terus berusaha dan belajar bareng-bareng. Selalu kosongkan gelasmu untuk mencari hal baru," ujar Aisyah.
Rasa syukur dan haru yang sama turut dirasakan oleh Zahra Margharetta. Berhasil meraih posisi Runner Up 2 (Juara 3), ia mengaku bangga bisa terpilih di antara para peserta terbaik lainnya.
"Perasaannya tentu bangga bisa menjadi yang terbaik di antara yang terbaik, apalagi setelah melewati proses yang tidak mudah. Sangat tidak menyangka bisa mendapatkan juara 3. Satu hal yang membuat saya sampai di titik ini adalah keberanian. Jangan pernah takut mencoba hal baru meski terlihat sulit, karena semua bermula dari berani mencoba. Pesan untuk diri sendiri dan teman-teman, tetap semangat, terus belajar, jangan cepat puas, dan tetap rendah hati. Masih banyak hal baik menunggu di depan " ungkap Zahra.
Selain Aisyah dan Zahra, mahasiswa FDIK dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam turut menorehkan capaian membanggakan, yakni Rinda Aulia sebagai Duta Moderasi Beragama dan Challiesta Bunga Armeysha sebagai Duta Keterbukaan Informasi
Sebagai penutup, Dekan FDIK Prof. Dr. Faizal, M.Ag mengingatkan para pemenang agar amanah baru ini dijalankan dengan penuh kerendahan hati.
"Pesan kami setelah menang, khususnya untuk mahasiswa Fakultas Dakwah, jangan sombong dan jangan besar kepala. Tetaplah belajar, terus maju, dan jaga nama baik Universitas," pungkas Prof. Faizal.