(Bandar Lampung - Humas FDIK UIN RIL) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung kembali menorehkan capaian akademik membanggakan melalui pengukuhan dua guru besar, yakni Prof. Dr. Faizal, M.Ag. sebagai Guru Besar dalam bidang Pemberdayaan Masyarakat Islam dan Prof. Dr. Hj. Rini Setiawati, M.Sos.I. sebagai Guru Besar dalam bidang Pengembangan Masyarakat Islam.
Keduanya dikukuhkan dalam Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar UIN Raden Intan Lampung yang berlangsung di Ballroom UIN Raden Intan Lampung, Minggu (26/7/2026), bersama 14 profesor lainnya. Pengukuhan tersebut menjadi momentum bersejarah yang semakin memperkuat kapasitas akademik FDIK sebagai salah satu fakultas yang berkomitmen melahirkan keilmuan yang berdampak bagi masyarakat.
Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., dalam sambutannya menegaskan bahwa jabatan guru besar bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian.
Menurut Rektor, keberadaan guru besar merupakan indikator penting dalam meningkatkan kualitas dan reputasi perguruan tinggi. Kepakaran yang dimiliki para profesor diharapkan mampu menjadi penggerak inovasi, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat.
Pengukuhan Prof. Dr. Faizal, M.Ag. sebagai Guru Besar Pemberdayaan Masyarakat Islam menjadi pengakuan atas dedikasi dan kontribusinya dalam pengembangan ilmu pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai Islam. Kepakaran yang dimilikinya diharapkan semakin memperkuat pengembangan keilmuan, riset, serta implementasi program pemberdayaan masyarakat yang adaptif terhadap tantangan zaman.
Sementara itu, pengukuhan Prof. Dr. Hj. Rini Setiawati, M.Sos.I. sebagai Guru Besar Pengembangan Masyarakat Islam menjadi tonggak penting dalam memperkuat kajian dan praktik pengembangan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kualitas kehidupan sosial, pemberdayaan komunitas, serta pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.
Kehadiran dua guru besar tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi. Selain memperkuat sumber daya akademik fakultas, capaian ini juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, serta memperluas jejaring kerja sama dengan pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan berbagai mitra strategis lainnya.
Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Prof. Dr. Faizal, M.Ag., menyampaikan bahwa pengukuhan guru besar merupakan amanah besar yang harus diwujudkan melalui karya ilmiah, inovasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Guru besar bukan sekadar jabatan akademik tertinggi, tetapi juga tanggung jawab moral dan intelektual untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan, membimbing generasi akademisi, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial kemasyarakatan melalui perspektif dakwah dan pemberdayaan," ujarnya.
Dengan bertambahnya dua guru besar di lingkungan FDIK, fakultas optimistis akan semakin memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan ilmu dakwah, komunikasi, dan pemberdayaan masyarakat yang unggul, moderat, inovatif, serta berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Pengukuhan ini sekaligus menjadi motivasi bagi para dosen di lingkungan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi untuk terus meningkatkan kapasitas akademik dan memenuhi berbagai persyaratan menuju jabatan guru besar, sehingga mampu memperkuat kontribusi UIN Raden Intan Lampung dalam pembangunan bangsa melalui tridarma perguruan tinggi. (EO/AH)
