Bandar Lampung (Humas FDIK) – Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Raden Intan Lampung menggelar kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) yang dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan fakultas, mulai dari Dekan, Wakil Dekan, Plt. Kabag TU, para Ketua Program Studi (Kaprodi), dosen, hingga tenaga kependidikan (tendik). Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (17/09/2025) di Gedung Dekanat Lantai 3 ini menjadi agenda penting dalam rangka memperkuat tata kelola kelembagaan sekaligus menjamin keberlanjutan mutu pendidikan di lingkungan FDIK.
Pelaksanaan AMI merupakan bagian dari sistem penjaminan mutu internal (SPMI) yang secara rutin dilakukan untuk memastikan seluruh aspek tridharma perguruan tinggi yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat agar berjalan sesuai standar. Tidak hanya itu, audit juga difokuskan pada bidang tata kelola kelembagaan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program kerja fakultas.
Melalui kegiatan ini, auditor bersama pimpinan fakultas berupaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian kinerja fakultas selama satu tahun terakhir. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan dijadikan dasar untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan yang dihadapi fakultas. Dengan begitu, rekomendasi perbaikan dapat dirumuskan secara lebih terukur, sejalan dengan prinsip continuous improvement.
Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Prof. Dr. H. Abdul Syukur, M.Ag., dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan audit mutu ini sebagai instrumen pengendali dan pengarah bagi pengembangan fakultas di masa depan.

“Audit Mutu Internal ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi cerminan komitmen kita bersama dalam menjaga kualitas dan menumbuhkan budaya mutu di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi. Melalui AMI, kita dapat melakukan refleksi atas apa yang sudah dicapai, sekaligus menemukan titik-titik yang perlu diperbaiki. Rekomendasi yang dihasilkan dari audit ini akan menjadi bekal berharga untuk melakukan perbaikan berkelanjutan sehingga fakultas kita semakin adaptif, kompetitif, dan selaras dengan visi-misi yang telah ditetapkan,” tegas Prof. Abdul Syukur.

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa keberhasilan fakultas tidak hanya diukur dari pencapaian akademik semata, melainkan juga dari tata kelola, inovasi penelitian, pengabdian kepada masyarakat yang berdampak, serta sinergi seluruh elemen fakultas. Oleh karena itu, peran dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa sangat penting dalam mewujudkan budaya mutu yang konsisten.
Kegiatan AMI tahun ini diharapkan menghasilkan sejumlah rekomendasi yang konstruktif bagi fakultas, baik dalam peningkatan mutu kurikulum, penguatan kualitas penelitian dosen, optimalisasi program pengabdian masyarakat, maupun efektivitas pelayanan akademik dan administrasi. Semua rekomendasi tersebut akan dirancang agar sejalan dengan arah kebijakan universitas serta tuntutan perkembangan zaman.
Dengan dilaksanakannya Audit Mutu Internal, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi meneguhkan komitmennya sebagai institusi yang tidak hanya berorientasi pada capaian jangka pendek, tetapi juga pada keberlanjutan mutu pendidikan tinggi. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan lulusan yang unggul, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas. (EO/AH)