Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan Lampung kembali menunjukkan kreativitas mahasiswanya melalui kegiatan Lomba Muhadarah Kubro yang digagas oleh mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (11/12/2025) di Gedung E Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, dan menjadi bagian dari bentuk penilaian Ujian Akhir Semester (UAS) untuk Mata Kuliah Ilmu Dakwah yang diampu oleh Dr. Fariza Makmun, S.Ag., M.Sos.I.
Lomba ini diikuti oleh mahasiswa Prodi KPI dari kelas A hingga E, yang menampilkan kemampuan retorika, penyampaian pesan dakwah, serta kreativitas dalam menyampaikan materi keagamaan di hadapan para mahasiswa lainnya. Setiap peserta menampilkan gaya penyampaian yang menarik, mulai dari metode ceramah klasik hingga pendekatan dakwah yang lebih kekinian.
Dalam pelaksanaannya, lomba ini dinilai oleh jajaran dosen KPI yang menjadi juri, yaitu Dr. Siti Wuriyan, M.Sos.I; Sri Wahyuni, M.Sos; dan Eka Octalia Indah Librianti, M.Sos. Ketiga juri menilai kemampuan peserta dari berbagai aspek, seperti kejelasan materi dakwah, penguasaan panggung, teknik vokal, bahasa tubuh, kreativitas penyampaian, serta relevansi pesan terhadap tema yang diberikan
Ketua Program Studi KPI sekaligus dosen pengampu mata kuliah dalam kegiatan ini, Dr. Fariza Makmun, S.Ag., M.Sos.I, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, muhadoroh bukan hanya ajang unjuk kemampuan berbicara, tetapi juga sarana pembentukan karakter pendakwah yang kompeten.
“Kegiatan Lomba Muhadoroh Akbar ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan dakwah secara langsung. Mereka tidak hanya diuji pada aspek teori, tetapi juga praktik berbicara di depan publik, membangun kepercayaan diri, serta memahami bagaimana dakwah harus disampaikan dengan bijak, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dr. Fariza menegaskan bahwa Prodi KPI berkomitmen untuk mencetak generasi komunikator Islam yang profesional dan adaptif terhadap dinamika media. Ia berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi tradisi akademik yang memperkuat kualitas lulusan KPI.
Kegiatan Muhadoroh Akbar ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang belajar kolektif yang memperkuat kemampuan retorika mahasiswa serta mempererat semangat kebersamaan antar kelas. Dengan antusiasme mahasiswa dan dukungan penuh dari dosen pengampu, acara ini berjalan sukses dan memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta. (EO/AH)
