(Bandar Lampung – Humas FDIK) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Raden Intan Lampung menerima kunjungan Aria Guna, S.Sos.I., M.M., Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran, dalam rangka membahas rencana kolaborasi pengembangan desa binaan bersama Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) pada Senin (8/6/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Dekan, Gedung Dekanat Lantai 2 tersebut menjadi langkah awal untuk membangun sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Program desa binaan yang direncanakan akan menjadi wadah implementasi keilmuan mahasiswa dan dosen PMI dalam mendampingi masyarakat secara berkelanjutan.
Turut hadir dalam koordinasi tersebut Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Prof. Dr. Faizal, M.Ag, Wakil Dekan I Dr. Khairullah, MA., Wakil Dekan II Dr. Hj. Suslina, M.Ag., Kepala Bagian Tata Usaha Dr. Anis Handayani, S.Ag., M.Sos, serta Ketua Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam S1 Muhamad Bisri Mustofa, M.Kom.I.
Dalam pertemuan tersebut, Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Prof. Dr. Faizal, M.Ag, menyambut baik inisiatif kolaborasi bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran. Menurutnya, kerja sama tersebut sejalan dengan komitmen fakultas dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.
“Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi sangat terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Program desa binaan ini merupakan peluang strategis untuk mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam satu ekosistem yang berkelanjutan. Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang mampu meningkatkan kapasitas sosial, ekonomi, dan kelembagaan masyarakat desa,” ujar Prof. Faizal.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran, Aria Guna, S.Sos.I., M.M., menyampaikan bahwa Kabupaten Pesawaran memiliki banyak potensi desa yang perlu didampingi secara terencana melalui pendekatan akademik dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami melihat Prodi Pengembangan Masyarakat Islam memiliki kompetensi dan pengalaman yang sangat relevan untuk mendampingi masyarakat desa. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menghadirkan program desa binaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar mampu memberdayakan masyarakat, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki desa-desa di Kabupaten Pesawaran,” ungkap Aria Guna.
Lebih lanjut, Ketua Prodi Pengembangan Masyarakat Islam S1, Muhamad Bisri Mustofa, M.Kom.I., menjelaskan bahwa program desa binaan dapat menjadi laboratorium sosial bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan teori dan metode pemberdayaan masyarakat yang dipelajari di bangku kuliah.
Pertemuan tersebut menghasilkan kesepahaman awal untuk menyusun langkah-langkah teknis terkait lokasi desa binaan, bentuk program yang akan dilaksanakan, serta mekanisme pelibatan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan pendampingan masyarakat.
Melalui kolaborasi ini, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan Lampung dan DPRD Kabupaten Pesawaran berharap dapat menciptakan program pemberdayaan yang berkelanjutan, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa di Kabupaten Pesawaran. (EO/AH)
